Thursday, March 8, 2012

Ayah

Lama tidak update blog karena terlalu sibuk dengan perkuliahan, akhirnya saya memutuskan untuk kembali menulis.. Keputusan saya yang selanjutnya adalah menghapus blog kedua saya coretanzella.blogspot.com karena mengurusi hidup saya yang sangat me-"rempong"-kan ini sudah melelahkan, apalagi mengurusi dua blog sekaligus. Jadi akan lebih baik jika saya memberdayakan satu blog saja.. 

Tulisan kali ini di-copy dari catatan seorang teman, saya hanya mau berbagi :)


Dibalik kisah seorang PAPA
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa,
yang sedang bekerja di perantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orangtuanya, akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa? 
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.....
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa,Papa akan melepaskan roda bantu disepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....
Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA

.Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru,
Mama menatapmu iba
.Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam,
dan Papabersikaptegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu..
.Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu,
Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang kerumah untuk menemuimu,
Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua diruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk diruang tamu,
dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir..
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut -larut..

ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan  Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang disangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikitair mata di sudut matanya,
dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadidewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu,
orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru,
dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamuinginkan...
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah
 :"Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana...
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa,
dan telah menjadi seseorang

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya,
Papapun tersenyum bahagia...
Apakah kamu mengetahui,
di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papaberkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....
Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....
Papa, Ayah, Bapak kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihatkuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalamsegala hal..

i love my papa

Tuesday, September 20, 2011

segenggam rindu, seikat asa

Ku lukis bayangmu di sini, memetik angin mendawaikan rindu
seirama detak jantung memperjelas rasaku
ku titipkan doa pada langit jauh
hanya rindu yang mampu menyempurnakan percakapan kita
yang kadang tak bisa diakhiri hanya dengan sebuah senyuman

aku tersesat di antara belantaranya cinta
aku terhanyut dalam derasnya rindu padamu
tahukah kau sang belahan jiwa
aku jatuh dalam jurang ketika menyelam ke dalamnya lubuk hatimu

Friday, September 9, 2011

arti wanita (untuk direnungkan para pria sejati)



Wanita?

wanita adalah ciptaan terindah yg akan slalu hadir dalam setiap nafasmu,

dlm setiap butir embun di pagi hari..

Dan wanita....
ia seperti matahari,
kamu akan melihat pantulan sinarnya di embun pagi yg akan menandai baik buruknya kamu di awal hari..
Baik buruknya kamu di dunia ini..

Wanita,
seperti sebuah embun.
Dia akan memudar seiring datangnya siang,

seiring angin,

dan daun hijau yg membawanya jatuh ke tanah..


Biarpun dia hilang,kamu akan melihat lagi embun itu esok, pagi, dan seterusnya..

Dia akan mencintaimu seterusnya bila kamu mencintainya untuk seterusnya..

wanita,
diciptakan dari tulang rusukmu,

agar selalu dekat dengan hatimu yang hangat,
agar bisa melindungi hatimu,
agar bisa kau lindungi agar tak rusak..

Ia akan temani hatimu hingga akhir hayatmu,karna baginya kebahagiaan mu adalah baktinya...

"woman was created from the ribs of a man

not from his head to be above him

nor from his feet to be walk upon him

but from his side to be equal

near to his arm to be protected

and close to his heart to be loved...."