Me; Born to live the life I deserve. To express myself. To be only one person and one person only.
Saturday, April 11, 2015
Perks of Dating Me
O Dear, I am a girl so easy to please. Buy me an ice cream and a bar of chocolate and I'll kiss you all day along as much as you want me to. I have bad mood swings, I have bad PMS, but ice cream and chocolate is enough to win me again.
I am an expert cuddler. Let's watch a movie and cuddle.
It's okay to bring me to warung makan kaki lima and eat as much as we want. It's less cost on our date. I can eat alot. And it's okay to get fat together.
I can hold a conversation, you can converse with me on any topic under the sun. Football, science, politics, public policy, social, economy, anything even how overrated Syahrini are. I can understand your humour taste, I have a good sense of humour too so we can spend our time to laugh about everything. We can laugh about ourself too.
I can not cook but I'll try to cook whatever you want me to cook. Sayur asem, orek tempe, cumi asam manis pedas, tempe bacem, dan apa pun.
I know exactly where you keep your stuff, so you can ask me whenever you forgot your stuff.
I want a fun relationship. I'll call you 'bego' and you can call me 'kampret' because call me 'baby' gets boring.
You will be on my priority list. You can be sure that I will make time for you.
I am affectionate. I like hugs, kisses, cuddles, and touches throughout the day.
Your mum will love me, they always do for some reason.
I will be more than just a girlfriend, I'll be your best friend, in every way I can.
Last, I know I am too ugly to cheat, you don't worry no one would take me from you.
-------------------------
I re-post this from my ask.fm account. Thanks.
Sunday, October 19, 2014
MISTAKE
Seorang bijak pernah berkata,
Entahlah, kalimat bijak di atas selalu terngiang-ngiang dalam kepala saya setiap kali seseorang melakukan kesalahan yang sama. Bila mereka sadar apa yang mereka lakukan salah, mengapa mereka harus terus mengulanginya? Ini bukan lagi soal kesalah, tapi pilihan. Ya, mereka memilih untuk berada di jalan tersebut.
Okay, idk why I write something about this. May be caused my sunmorn is so blue or because my period pain lead me do random things that I never do before.
I am sorry sangat sebab menyampah.
K. Bye.
If someone did a mistake at second time, it's not a mistake, it's a choice.
Entahlah, kalimat bijak di atas selalu terngiang-ngiang dalam kepala saya setiap kali seseorang melakukan kesalahan yang sama. Bila mereka sadar apa yang mereka lakukan salah, mengapa mereka harus terus mengulanginya? Ini bukan lagi soal kesalah, tapi pilihan. Ya, mereka memilih untuk berada di jalan tersebut.
Okay, idk why I write something about this. May be caused my sunmorn is so blue or because my period pain lead me do random things that I never do before.
I am sorry sangat sebab menyampah.
K. Bye.
Wednesday, October 1, 2014
Tentang Luka
Masa kecil yang selalu indah.
Cinderella yang malang akhirnya menemukan pangeran yang baik hati. Hidup bahagia selamanya hingga tua nanti.
Masa remaja yang selalu ceria.
Berjumpa kawan sebaya yang selalu membawa kabar bahagia. Sesekali malu-malu bertemu teman lelaki yang disuka diam-diam sambil melempar senyum manis manja.
Hanya saja hidup bukan melulu tentang bahagia dan tawa.
Saat dewasa kau belajar, bahwa ada luka yang pelan-pelan mengajarkan soal bijaksana.
Tentang luka. Kau bicara soal cinta tak lagi hanya soal senyum simpul malu-malu saat bertemu. Cinta datang lebih mendalam. Membawa luka yang tak hanya memberimu tangis dalam malam-malam penuh doa.
Iya, kau sudah dewasa.
Kau bukan lagi gadis kecil ayah yang dipangku tiap senja, mendengar dongeng ayah yang tak pernah ada habisnya sambil sesekali bercanda dengan manja.
Iya, kau sudah belajar mengenai hidup sendiri membangun asa.
Belajarnya bijak menerima tiap luka dan kecewa dengan hati yang lebih lapang dada.
Kau bukan lagi gadis kecil ayah yang manja.
Sudah saatnya tiap luka kau sikapi dengan hati ikhlas tanpa keluh kesah pada Sang Kuasa.
Tentang luka, dia mengajarkanmu menari di bawah hujan biar tangis mengalir deras tanpa siksa.
Kau sudah dewasa.
Oktober kelabu, 2013
Cinderella yang malang akhirnya menemukan pangeran yang baik hati. Hidup bahagia selamanya hingga tua nanti.
Masa remaja yang selalu ceria.
Berjumpa kawan sebaya yang selalu membawa kabar bahagia. Sesekali malu-malu bertemu teman lelaki yang disuka diam-diam sambil melempar senyum manis manja.
Hanya saja hidup bukan melulu tentang bahagia dan tawa.
Saat dewasa kau belajar, bahwa ada luka yang pelan-pelan mengajarkan soal bijaksana.
Tentang luka. Kau bicara soal cinta tak lagi hanya soal senyum simpul malu-malu saat bertemu. Cinta datang lebih mendalam. Membawa luka yang tak hanya memberimu tangis dalam malam-malam penuh doa.
Iya, kau sudah dewasa.
Kau bukan lagi gadis kecil ayah yang dipangku tiap senja, mendengar dongeng ayah yang tak pernah ada habisnya sambil sesekali bercanda dengan manja.
Iya, kau sudah belajar mengenai hidup sendiri membangun asa.
Belajarnya bijak menerima tiap luka dan kecewa dengan hati yang lebih lapang dada.
Kau bukan lagi gadis kecil ayah yang manja.
Sudah saatnya tiap luka kau sikapi dengan hati ikhlas tanpa keluh kesah pada Sang Kuasa.
Tentang luka, dia mengajarkanmu menari di bawah hujan biar tangis mengalir deras tanpa siksa.
Kau sudah dewasa.
Oktober kelabu, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)